LATIHAN NAFAS
DALAM
|
|||
NO. DOKUMEN
|
NO. REVISI
|
HALAMAN
|
|
STANDARD OPERSIONAL PROSEDUR
|
TANGGAL TERBIT
1 April 2014
|
DITETAPKAN .......................................
.............................................
............................................
NIP. .........................................
|
|
PENGERTIAN
|
Melatih pasien melakukan nafas dalam
|
||
TUJUAN
|
1.
Meningkatkan
kapasitas paru
2.
Mencegah
atelektasis
|
||
KEBIJAKAN
|
Pasien dengan gangguan paru obstruktif & restriktif
|
||
PETUGAS
|
Perawat
|
||
PERALATAN
|
-
|
||
PROSEDUR PELAKSANAAN
|
A.
Tahap PraInteraksi
1.
Mengecek program
terapi
2.
Mencuci tangan
B.
Tahap Orientasi
1.
Memberikan salam
dan menyapa nama pasien
2.
Menjelaskan
tujuan dan prosedur pelaksanaan
3.
Menanyakan
persetujuan/kesiapan pasien
C.
Tahap Kerja
1.
Menjaga privacy
pasien
2.
Mempersiapkan
pasien
3.
Meminta pasien
meletakkan satu tangan di dada dan satu tangan di abdomen
4.
Melatih pasien
melakukan nafas perut (menarik nafas dalam
melalui hidung hingga 3 hitungan, jaga mulut tetap tertutup)
5.
Meminta pasien
merasakan mengembangnya abdomen (cegah lengkung pada punggung)
6.
Meminta pasien
menahan nafas hingga 3 hitungan
7.
Meminta
menghembuskan nafas perlahan dalam 3 hitungan (lewat mulut, bibir seperti
meniup)
8.
Meminta pasien
merasakan mengempisnya abdomen dan kontraksi dari otot
9.
Merapikan pasien
D.
Tahap Terminasi
1.
Melakukan
evaluasi tindakan
2.
Berpamitan dengan
klien
3.
Mencuci tangan
4.
Mencatat kegiatan
dalam lembar catatan keperawatan
|
||
Senin, 01 Desember 2014
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR LATIHAN NAFAS DALAM
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar