|
|
CUCI TANGAN (BIASA
DAN ANTISEPTIK)
|
||
|
NO. DOKUMEN
|
NO. REVISI
|
HALAMAN
|
|
|
STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
|
TANGGAL TERBIT
1 April 2014
|
DITETAPKAN .........................................................................
....................................................................
NIP......................................................
|
|
|
PENGERTIAN
|
Menggosok
tangan dari kotoran dengan sabun atau antiseptic dan dibilas dengan air
mengalir
|
||
|
TUJUAN
|
1.
Menjaga kebersihan perorangan
2.
Mencegah terjadinya infeksi silang
|
||
|
KEBIJAKAN
|
Sebelum dan sesudah melakukan tindakan
|
||
|
PETUGAS
|
Perawat
|
||
|
PERALATAN
|
1. Bak cuci dan air
mengalir
2. Sabun atau
antiseptic
3. Handuk atau
pengering
|
||
|
PROSEDUR
PELAKSANAAN
|
A.
Tahap Pra Interaksi
Kuku dalam keadaan
pendek
B.
Tahap Kerja
1. Melepaskan semua
aksesoris pada tangan dan gulung lengan baju sampai siku
2. Melakukan inspeksi
tangan dan jari, adanya luka / sayatan
3. Menjaga agar tangan
dan pakaian tidak menyentuh wastafel (jika tangan menyentuh wastafel cuci
tangan diulang)
4. Mengalirkan air,
hindari percikan pada pakaian
5. Membasahi tangan
dan lengan bawah, mempertahankannya lebih rendah dari siku
6. Menaruh sedikit
sabun / antiseptic (2 – 4 cc). Untuk sabun batang, pegang dan gosok sampai
berbusa
7. Menggosok kedua
lengan dengan cepat, selama 10 – 15 detik
8. Menggosok punggung
tangan, sela-sela jari
9. Menggosok sela-sela
jari secara melingkar minimal 5 kali
10. Menggosok
ujung-ujung jari ke telapak tangan yang lain
11. Membilas lengan dan
tangan sampai bersih
12. Menutup kran dengan
siku. (Bila kran harus ditutup dengan tangan, cuci kran dengan sabun terlebih
dahulu sebelum membilas tangan)
13. Mengeringkan tangan
dengan handuk atau pengering
|
||
Senin, 01 Desember 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar