Impotensi adalah gangguan seksual yang ditandai dengan gejala ketidak mampuan penderita dalam mempertahankan tingkat ereksi penis untuk berlangsungnya hubungan suami istri .
Terdapat tiga kategori impotensi :
A. Impotensi Organik.
Impotensi organik disebut juga impotensi esensial adalah suatu kondisi dimana penis penderita tidak pernah memiliki kemampuan berereksi.
Penyebab Impotensi organik ini dapat berupa penyempitan pembuluh darah ke penis atau gangguan syaraf pada susunan syaraf pusat yang mengatur mekanisme ereksi.
Pengobatan konfensional berupa pembedahan untuk memperbaiki sumbatan pembuluh darah dan pemasangan protese untuk memungkinkan ereksi.
Pengobatan dengan tanaman obat hanya dapat diarahkan untuk memperlancar peredaran darah dan mengurangi sumbatan pembuluh darah dan mengaktifkan fungsi syaraf yang terganggu. Terapi pengobatan ini jarang bisa berhasil tanpa diikuti tradisional lain seperti pijit terapi dan akupkuntur.
B. Impotensi fungsional
Beberapa impotensi karena faktor-faktor patologis atau penyakit seperti :
- Kekacauan pengaturan hormon.
- Komplikasi suatu penyakit ( Diabetus Militus )
- Pemakaian pengobatan yang salah.
- Pemakaian alkohol yang berlebihan.
Pengobatan konvensional berupa suntikan obat-obatan yang bersifat simtomatik yaiyu sebagai perangsang seperti Prostaglandin dan Pentolamin. Obat-obatan ini berfungsi untuk melancarkan aliran darah ke penis dan daya kerjanya hanya sesaat. Untuk Impotensi fungsional yang karena gangguan hormon diobati dengan suntikan hormon.
Pengobatan dengan tanaman obat ditujukan untuk :
- Menciptakan kesegaran fisik atau sebagai penyegar (Analeptik)
- Menciptakan kemampuan tubuh menghasilkan tenaga (Tonic)
- Merangsang daya tahan tubuh (Adaptogen)
C. Impotensi Psikis.
Merupakan jenis Impotensi yang sering ditemukan. penyebabnya adalah hal-hal yang bersifat kejiwaan seperti :
- Gangguan emosional. - Stres.
- Perasaan jengkel pada pasangan. - Rendah diri atau merasa disepelekan.
- Kebosanan atau rutinitas - Perasaan takut atau was-was.
Impotensi jenis ini disebabkan dengan pendekatan psikis.
Pengobatan dengan tanaman obat ditujukan untuk menyertai penyembuhan secara psikologis. Dengan tanaman obat pasien akan merasa lebih mampu dan segera dapat sembuh.Penggunaan tanaman obat sama dengan diatas yaitu tanaman obat yang bersifat : Analeptik, Adaptogen dan Tonik.
Ramuan Obat Untuk Impotensi :
- Lengkuas Merah 30 gr. - Buah mengkudu masak 1 Buah.
- Merica 5 gr. - Jahe 10 gr.
- Garam 5 gr. - Telur Ayam kampung 2 Butir.
Merica dihaluskan diayak halus, Bahan lain dilumatkan terus ditambah merica dan seduh dengan air mrndidih sebanyak 1 gelas dan disaring, hasil saringan dibagi dua sama banyak dan dimasukkan kedalam gelas, setelah dingin ditambah garam lalu pada masing-masing gelas ditambahkan sebutir ayam kampung (kuningnya). Suami dan istri masing-masing minum satu gelas.